Kemdikbud Luncurkan KBBI Online Edisi Kelima

Aplikasi Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) edisi kelima (KBBI V) sudah bisa diakses secara online. Warga masyarakat bisa mengakses melalui laman http://kbbi.kemdikbud.go.id/. Selain versi online, KBBI V juga dibuat versi cetaknya.

KBBI V Online ini memiliki beberapa fasilitas yang bisa memudahkan pengguna. Fasilitas tersebut diantaranya menu pencarian, pengusulan entri baru atau koreksi entri hingga tautan ke google untuk contoh pemakaian katanya. Selain itu KBBI V jga terintegrasi dalam pekerjaan penyusun kamus.
KBBI Online Edisi Kelima

Berikut ini fitur-fitur dari KBBI V Online
1. Sebagai pengguna umum
  • Pencarian entri KBBI
  • Bantuan pencarian entri jika entri tidak ditemukan
2. Sebagai pengguna terdaftar (Daftar Disini)
  • Pencarian entri berdasar huruf awal, popularitas entri pencarian terakhir, kelas kata, ragam, bidang dan bahasa
  • tautan kata turunan, gabungan, eribahasa dan idiom
  • Pengusulan entri, makna dan contoh
  • Penambahan tautan makna
  • Bantuan pencarian entri dengan frasa
  • Akses melihat detail dan sejarah redaksi
  • Akses penelusuran makna
  • Tautan ke pencarian google
3. Sebagai Editor
  • Hak memberikan usulan tanpa perlu diluluskan oleh editor
  • Pengusulan penonaktifan entri, makna, dan contoh dalam KBBI
  • Hak untuk menambah jenis kelas kata, ragam, bidang, dan bahasa dalam KBBI
  • Penambahan tautan kata pada hasil cari
  • Pencarian entri dengan penyaringan tingkat lanjut
  • Pencarian usulan dengan penyaringan tingkat lanjut
  • Bantuan pencarian entri dengan Id ketika membuat usulan
  • Tampilan tautan hasil entri sebelum dan sesudahnya secara Id
  • Hak melihat, melanjutkan, mengambil alih/mengubah, dan menolak usulan pengguna terdaftar
  • Hak melihat usulan yang sedang diproses oleh editor, redaktur, dan validator
  • Akun tidak dapat dibekukan secara otomatis oleh sistem, hanya dapat dibekukan oleh seorang administrator
  • Akses melihat frekuensi pencarian kata-kata di KBBI Daring
  • Akses melihat statistik dasar KBBI Daring seperti jumlah entri, jumlah makna (dengan penyaringan lanjut), jumlah usulan, dsb
4. Sebagai Redaktur
  • Hak memberikan usulan tanpa perlu diluluskan oleh redaktur
  • Hak melihat, melanjutkan, mengambil alih/mengubah, dan menolak usulan dari editor
  • Hak menurunkan usulan dari redaktur kembali ke editor
  • Akses ke formulir pengubahan pangkalan data KBBI Daring
5. Sebagai validator
  • Hak untuk menerima usulan untuk dimasukkan dalam KBBI secara resmi
  • Hak melihat, melanjutkan, mengambil alih/mengubah, dan menolak usulan dari redaktur
  • Hak menurunkan usulan dari validator kembali ke redaktur
6. Sebagai Admin Utama
  • Akun tidak dapat diganti, dihapus, atau dibekukan
  • Hak untuk memberikan hak admin pada akun lain
  • Hak untuk mengaktifkan dan membekukan akun lain
  • Hak menghapus entri, makna, contoh, kategori, usulan, dan segala macam data lain di KBBI
  • Hak menggunakan aplikasi cetak KBBI Daring
Mendikbud menyampaikan bahwa dengan adanya aplikasi KBBI V Online ini diharapkan masyarakat semakin bangga dengan Bahasa Indonesia.
"Saat ini Bahasa Indonesia merupakan bahasa Austronesia terbesar di dunia. Jumlah penuturnya mencapai 300 juta orang, lebih banyak dari bahasa Jepang dan Bahasa Jerman"Kata Prof Muhadjir.
Jika Kamu masih ingin mencari artikel lainnya, silakan gunakan fitur pencarian yang ada pada blog ini:



Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Kemdikbud Luncurkan KBBI Online Edisi Kelima"

Post a Comment

=> Silakan Berkomentar Sesuai Artikel yang Dibaca
=> Komentar yang Tidak Sesuai Tidak Akan Dipublish