Untuk Para Galauers

102
Mengingat hidup berbau mati
Saat menyeberang jalan
Entah kapan sampai di akhir binasa
Terserat dalam belantara hina dunia jahiliyah
Gelap, Sepi, Rapuh, dan gersang
Membutai rona hati yang hidup
Hapuskan angan
Hidup menua dalam neraka dunia
Jalan suci kebaikan masih tersenyum menanti

Meski berserak duri dan kerikil


nn: Puisi seseorang yang entah apa artinya

Leave A Reply

Your email address will not be published.