Catatan Mata Najwa: Dagelan Sepakbola (10 Desember 2014)


Atas nama statuta FIFA, PSSI tak pernah mau terbuka.
Dengan dalih intervensi itu dilarang, PSSI terus saja membangkang.

Tidak ada pembaharuan yang signifikan, persoalan justru selalu terulang.

Kerusuhan, kematian, pengaturan, tunggakan, hingga kekalahan, sudah menjadi kebiasaan.

Liga Indonesia dibuat gegap gempita, untuk menutupi persoalan yang sebenarnya.

Timnas dijadikan tontonan seperti sirkus, tapi akuntabilitas sama sekali tak diurus.

Politisasi masih terus terjadi, seakan timnas milik bosnya sendiri.

PSSI sudah menjadi rezim yang tertutup, tak peduli prestasi semakin meredup.

Sepakbola adalah olahraga rakyat, jangan segelintir saja yang merasakan nikmat.

Jika masih bebal dengan desakan perubahan, negara tak bisa diam berpangku tangan.
Karena negara memang punya kewenangan, sebab kita sudah rindu kejujuran, dan kemenangan.
Jika Kamu masih ingin mencari artikel lainnya, silakan gunakan fitur pencarian yang ada pada blog ini:



Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Catatan Mata Najwa: Dagelan Sepakbola (10 Desember 2014)"

Post a Comment

=> Silakan Berkomentar Sesuai Artikel yang Dibaca
=> Komentar yang Tidak Sesuai Tidak Akan Dipublish