8 Tips Sederhana Menempuh Skripsi


Kayaknya nggak ada abisnya yah mahasiswa tingkat akhir. Makin hari makin bertambah, bukannya malah berkurang alias lulus. Jadi, lagi-lagi gue ngomongin skripsi nih. Nggak bosen kan? Ya nggak lah. Kalau kamu bosen berarti potensi untuk cepet lulusnya berkurang.

Oke lah, langsung aja. Gue pengen sedikit berceramah tentang tips-tips yang ‘semoga bermanfaat, amiin” bagi kalian semua wahai mahasiswa tingkat akhir, supaya skripsinya lancar. Kalian harus...

Cari Tau Masalahnya Dulu Baru Buat Judul
Biasanya nih, kita mulai ngerjain skripsi dengan nyari ide lewat baca-baca judul skripsi yang udah ada di perpustakaan. Kalau perlu cari-cari yang mirip sama yang kita suka terus mikir kalau kita tinggal ngeganti obyek penelitiannya aja. Salah? Rasain sendiri aja. Soalnya, baiknya tuh kita pikirin dulu sendiri apa yang pengen kita teliti. Jabarin segala permasalahan dan hipotesismu, baru deh berangkat nentuin metode dan judulnya.

Kalau nentuin judul duluan, rawannya dibantai ketika judul kamu nggak ada gejala atau masalahnya. Atau seandainya di-acc juga, bisa mentok di metodenya.

Punya Mental Kuat Kalau Ngerjain Skripsi yang Idealis
Skripsi idealis yang dimaksud itu adalah yang topik cukup berat tapi kamu menyukainya dan metodenya jarang dipake jadi mau nggak mau kamu harus berjuang sendiri mempelajari metodenya bahkan dosen pun sedikit yang menguasai. Nggak salah untuk milih ngerjain skripsi yang idealis asalkan kamu nggak cuma modal nekat dan modal pengen keliatan keren mah mendingan nggak usah.

Jangan Beli Banyak Buku
Dikiranya membeli buku yang direkomendasikan sama setiap orang yang kamu ajak diskusi bisa membantu kamu mempermudah skripsi. Taunya, kamu pusing sendiri. Terlalu banyak referensi kadang bikin kita jadi bingung untuk menentukan yang mana yang perlu dipilih. Selain itu duit kamu juga abis kan untuk fotokopi atau beli bukunya.

Jinakkan Dosen Pembimbing
Menghadapi dosen pembimbing itu udah kayak seorang public relation menghadapi klien. Harus baik-baik banget. Kadang, kita emang nggak bisa memilih dosen pembimbing kita. Tapi, siapa pun itu, serese apa pun dia, pasti bisa dijinakkan.

Kalau dia susah banget ditemui di kampus, bertamulah ke rumahnya secara mendadak, bawa oleh-oleh, jangan ngomongin skripsi dulu, basa-basa aja dulu. Kalau dosen pembimbing kamu punya anak, akrabi dia. Satu lagi, kalau kamu punya mobil, cari-cari kesempatan untuk nganter si dosen pulang. Bilang aja, kamu emang lagi pengin ke daerah situ juga. Kalau dosen udah seneng sama kita, dijamin deh, kita selalu jadi Top of Mind bagi dia. Skripsi lancar.

Hubungi Dosen Pembimbing Dengan Ramah
Ya, namanya juga orang tua, walaupun kalau bales SMS suka singkat banget tapi dia pengennya nerima SMS yang diawali dengan salam, diisi dengan pesan utama dan ditutup dengan kecupan terima kasih. Jadi, pentinglah untuk kita belajar merangkai kata yang sopan tapi nggak keliatan klise dan basa-basi.

Jangan sampe kamu SMS gini: “Pak, besok kita bimbingan yah. Jangan lupa, plis. Awas loh!”

Jangan Terpengaruh Cerita Temen
Kalau lagi skripsi, sapaan wajib tiap ketemu temen udah bukan lagi “mau ngapain lo malem minggu besok” tapi jadi “gimana skripsi lo? udah sampe mana.” Gara-gara itu kita jadi terbiasa bertukar cerita tentang kejamnya dosen pembimbing, teganya mbak-mbak sekretariat yang belum ngurus surat, dan betapa susahnya menghubungi narasumber. Belum lagi cerita tentang temen kita yang sampe nangis-nangisan pas sidang. Nggak ada yang salah dengan bertukar cerita, asal aja kita nggak gampang terpengaruh dan jadi ketakutan bakal ngerasain masalah yang serupa. Jalanin aje, “Skipsi Aing Kumaha Aing”-lah pokoknya.

Pasang Foto Orang yang Kamu Sayang Di Meja Belajar
Cari foto mamah-papah kamu atau pacar kamu atau Nabila JKT48 atau kucing peliharaan kamu atau siapapun lah yang kamu sayang, di deket tempat kamu biasa ngetik skripsi. Terus tambahin tulisan “Semangat yah, skripsinya.” Percaya nggak percaya itu bakal bikin kita jadi say no to narkoba males-malesan.

Patungan Beli Printer
Kalau punya temen-temen se-kost yang sama-sama lagi skripsian mending kamu beli printer. Soalnya selain lebih menghemat, kamu juga bisa lebih gampang. Nggak usah repot-repot ke tukang print tiap kali mau bimbingan. Kalau bisa, cari printer yang nggak cuma bisa mencetak skripsi, tetapi juga mencetak gol dan mencetak masa depan yang cemerlang.

sumber
print Print This Page
Jika Kamu masih ingin mencari artikel lainnya, silakan gunakan fitur pencarian yang ada pada blog ini:



Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "8 Tips Sederhana Menempuh Skripsi"

Post a Comment

=> Silakan Berkomentar Sesuai Artikel yang Dibaca
=> Komentar yang Tidak Sesuai Tidak Akan Dipublish