Menjadi Garuda-Garuda Dalam Pendidikan

Kemenangan garuda muda U19 atas Korea Selatan memang menyajikan pemandangan yang luar biasa. Tidak ada kata yang patut disematkan kecuali kata “amazing” dan luar biasa. Hal ini memang pantas karena garuda muda U19 berhasil mengalahkan tim yang mempunyai sejarah 12 kali  juara piala Asia U19 dan berstatus sebagai juara bertahan. Kemenangan ini menjadi secercah inspirasi dan motivasi ditengah carut marut atas degradasi  moral yang semakin menggurita di negara tercinta ini. Kemenangan garuda muda U19 ini juga menjadi inspirasi bahwa sebenarnya bangsa ini memiliki potensi besar untuk menjadi bangsa berdaulat, maju dan besar, baik dilevel Asia maupun Dunia.

Salah satu cara untuk menjadi negara berdaulat, maju dan besar adalah melalui pendidikan. Semangat   garuda muda U19 dapat menjadi insiprasi dunia pendidikan. Seperti diketahui bahwa saat ini pendidikan kita tengah berusaha untuk bangkit dan maju. Pendidikan Indonesia cukup tertinggal, bahkan oleh negara tetangga kita Malaysia. Dahulu Malaysia yang belajar kepada kita, namun sekarang pendidikan mereka sudah jauh meninggalkan kita.  Akselerasi dan revolusi adalah satu hal yang sangat diperlukan dalam pendidikan kita.  Akselerasi revolusi diartikan sebagai sebuah super percepatan  Akselerasi revolusi  pendidikan harus dimulai dengan akselerasi revolusi terhadap gurunya dalam berbagai aspek.  Akselerasi ini penting untuk mencetak guru menjadi garuda-garuda dalam pendidikan.

Untuk mewujudkan akselerasi revolusi terhadap guru, diperlukan sebuah inspirasi dan semangat. Inspirasi dan  semangat tersebut didapatkan  dari semangat kemenangan garuda muda U19. Ada beberapa nilai inspirasi dan semangat  yang dapat diambil dari garuda muda ketika bertanding. Nilai tersebut menjadi embrio semangat akselerasi revolusi  yang dapat digunakan oleh guru untuk merubah wajah pendidikan Indonesia. adapun nilai tersebut adalah:

Pertama, sikap mereka, pemain timnas U19 senantiasa menghadirkan  Tuhan dalam pertandingan. Hal ini terlihat bahwa bahwa setiap selebrasi gol selalu melakukan sujud syukur sebagai bentuk rasa terima kasih kepada Tuhan.

Kedua, Ketenangan dan kerjasama dalam bermain. Ketenangan diperlihatkan oleh para pemain dalam bermain selama 90 menit.  Semua gol tercipta karena kerjasama tim, dan ketenangan pemain dalam mencetak gol.

Ketiga, semangat dan optimisme. Semangat optimism bermain diperlihatkan oleh para pemain dalam pertandingan. Semangat dan optimism tersebut tertuang dalam energi bermain yang tidak kenal lelah dari menit awal sampai akhir. Seperti batu batere yang tidak habis-habis, sungguh luar biasa.

Keempat, MIndset positif. Mindset positif terlihat dari ungkapan pelatih bahwa tidak ada lawan yang tidak dapat dikalahkan. Ini berimplikasi pada pembangunan mental yang luar biasa, hal ini terbukti timnas U19 dapat mengalahkan korea selatan yang sudah juara 12 kali serta sebagai status juara bertahan.

Kelima, efikasi diri yang tinggi. Efikasi diri didefinisikan sebagai keyakinan diri terhadap kemampuannya. Hal ini terlihat dari setiap pemain timnas U19 yang sangat percaya diri terhadap kemampuan yang dimilikinya. Mereka sangat nyaman dalam memainkan bola, mulai dari pemain belakang, tengah serta pemain depan.

Kelima nilai diatas dapat dijadikan resep bagi memunculkan semangat kebangkitan untuk menang, baik dalam permainan maupun dalam kehidupan sebenarnya. Nilai tersebut tersebut sebagai formula untuk membangkitkan semangat guru untuk menjadi garuda-garuda dalam pendidikan.
Hal ini dapat menjadi momentum kebangkitan bagi pendidikan Indonesia keaarah yang lebih baik. MUdah-mudahan akselerasi revolusi pendidikan dapat diwujudkan demi mewujdukan kesajehtareaan bangsa  Indonesia menjadi bangsa yang berdaulat, maju dan bermartabat. Semoga.
 print Print This Page
Jika Kamu masih ingin mencari artikel lainnya, silakan gunakan fitur pencarian yang ada pada blog ini:



Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Menjadi Garuda-Garuda Dalam Pendidikan"

Post a Comment

=> Silakan Berkomentar Sesuai Artikel yang Dibaca
=> Komentar yang Tidak Sesuai Tidak Akan Dipublish