Tips Menghentikan Messi Ala Mourinho (Part 2)

Biar lebih afdhal, baca dulu Part 1 disini

4. Disiplin
Taktik Mou bisa berjalan sempurna karena para pemainnya sangat disiplin. Mereka melakukan persis yang diperintahkan oleh Mou.

Triangle marking Mou tak pernah jauh dari empat bek mereka. Tiga pemain tengah itu memastikan tak ada jarak antara lini belakang dengan lini tengah. Mereka tahu bahwa celah sekecil apa pun bisa berakibat fatal di kaki Messi, karenanya mereka tak pernah terpancing untuk maju ketika Messi menarik diri lebih ke dalam untuk mencari bola.

Messi tidak diberi izin untuk melakukan dribel dalam area Inter. Ruang umpan, dan terutama ruang tembaknya benar-benar ditutup penuh oleh tembok biru dari Milan.

5. Tidak Membuat Kesalahan
Semua pemain Inter begitu disiplin dalam menggalang pertahanan dan nyaris tak membuat kesalahan, terutama ketika menjaga Messi. Semua orang tahu bahwa Messi seolah punya indera keenam untuk mencium terjadinya kesalahan.

Salah passing, bola rebound, salah kontrol dan bola lepas bisa menjadi petaka jika terjadi di depan Messi. Reaksinya dalam menyambar kesalahan seperti itu sangat luar biasa cepat. Insting predatornya seperti sudah mencapai level supranatural.

6. Incar Kaki Kirinya
Penikmat sepakbola yang bukan penggemar Messi memiliki dua argumen tentang kekurangan teknis Messi. Yang pertama adalah Messi jarang mencetak gol dengan kepala, yang kedua adalah kaki kiri Messi yang terlalu dominan.

Memang benar bahwa Messi sudah pernah mencetak gol dengan kepala dan kaki kanan. Namun statistik menunjukkan bahwa 80 persen gol Messi dibuat dengan kaki kirinya.

Jupp Heynckes adalah pelatih berpengalaman dan punya visi bagus. Jika mau, ia bisa menemukan cara untuk setidaknya mengurangi dampak dahsyatnya kaki kiri La Pulga. Lagipula, ia punya pemain yang punya kaki kiri mematikan sebagai contoh: Arjen Robben.

7. Messi Baru Pulih dari Cedera
Keuntungan Bayern yang lain adalah karena Messi baru saja sembuh dari cedera. Bisa jadi mereka tidak akan menghadapi kekuatan Messi yang sesungguhnya, setidaknya dalam leg pertama.

Tetapi Bayern tak bisa terlalu mengandalkan mandulnya Messi. Pertandingan Barca kontra PSG bisa menjadi pelajaran bahwa Messi bukan hanya mampu meningkatkan kehebatan Barca di sisi teknis dan taktis, tetapi sudah mencapai level psikologis.

Jadi, Bayern Munich, selamat berjuang. Tak ada pemain yang unstoppable, Mourinho telah membuktikannya. Messi juga baru sembuh dari cedera paling parah sejak 2008. Namun ingat; jika Messi diberi secuil, ia akan melahap semua.

Sumber
Jika Kamu masih ingin mencari artikel lainnya, silakan gunakan fitur pencarian yang ada pada blog ini:



Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Tips Menghentikan Messi Ala Mourinho (Part 2)"

Post a Comment

=> Silakan Berkomentar Sesuai Artikel yang Dibaca
=> Komentar yang Tidak Sesuai Tidak Akan Dipublish