Keuntungan Menjadi Anak Kos

Mendengar kata anak kos pasti identik dengan mie instans, ngirit (hemat), paling senang cari gratisan dan galau diakhir bulan karena uang sudah menipis tapi kiriman belum datang. Tetapi dibalik itu, menjadi anak kos sebenarnya menyenangkan karena bebas dari omelan orang tua, bebas mau melakukan apa saja, bebas mau belanja apa saja, kalau pulang kampung disediakan makanan yang enak-enak dan saat balik ke tempat kos diberi bekal banyak makanan.
Jauh dari orang tua dan menjadi anak kos sebenarnya banyak keuntungan, walau tampak susah saat menjalaninya tapi akan terasa dampak positifnya beberapa waktu kemudian, yaitu akan membuat seseorang menjadi :
Mandiri, Kreatif dan Bertanggungjawab
Menjadi anak kos akan melatih seseorang untuk hidup mandiri, karena pada saat kos, tidak ada lagi yang diandalkan untuk membangunkan saat pagi hari,  menyiapkan makanan, mencuci dan menyetrika baju (kecuali tempat kos menyediakan), merapikan dan membersihkan kamar, bila sakit harus bisa mengurus diri sendiri dan keperluan-keperluan kecil lainnya harus dikerjakan sendiri.
Dengan kondisi tersebut diatas maka, seorang anak baik laki atau perempuan yang tadinya tidak bisa mencuci dan menyetrika, akhirnya bisa melakukannya, dan tidak jarang juga, yang tadinya tidak bisa masak, mau tidak mau jadi bisa masak minimal masak nasi dan mie instans.
Kekurangan uang di pertengahan atau akhir bulan membuat kreatifitas atau ide untuk menghasilkan uang tambahan akan muncul, sehingga tidak jarang bila banyak mahasiswa yang bekerjasama membuka usaha kecil-kecilan dengan membuat kerajinan tangan yang bisa dijual, atau ada yang bekerja dengan memberikan les private untuk anak-anak sekolah.
Selain itu, untuk menghemat uang, seorang anak kos akan kreatif memanfaatkan barang-barang bekas untuk dapat dijadikan barang yang berguna atau bisa juga dikreasikan menjadi benda menarik untuk dijual.
Walau memiliki kebebasan untuk mengatur hidupnya sendiri, seorang anak yang dikirim jauh oleh orang tua untuk melanjutkan pendidikan akan sadar dengan tujuan dan harapan orangtuanya tersebut, sehingga secara tidak langsung hal ini akan melatih dan menumbuhkan rasa tanggung jawab atas kebebasan yang dimilikinya. Dengan demikian,  secara tidak langsung pula, hal ini akan melatih seorang anak untuk dapat mengatur waktu dengan baik, kapan waktu untuk kuliah dan mengerjakan tugas, dan kapan untuk bermain atau bersenang-senang dengan temannya. Bila tidak dapat mengatur waktu dengan baik dan gagal dalam kuliahnya, bukan hanya mengecewakan orang tua tetapi juga dapat menyusahkan dirinya sendiri.
Dapat Mengatur Keuangan Sendiri
Dengan mendapat jatah uang per bulan, seorang anak kos akan dapat melatih mengatur keuangannya sendiri. Ia akan berusaha mencukupkan diri dengan uang yang ada hingga jatah kiriman uang untuk bulan selanjutnya diterima.
Bila tidak dapat mengatur dengan baik, maka tidak jarang diakhir bulan, saat uang sudah menipis, seorang anak kos akan melakukan penghematan, dan yang paling mudah dihemat adalah menu makanan.
Berikut adalah tips mengatur keuangan saat menjadi anak kos :

  • Untuk yang menerima uang secara langsung (tunai)

  1. Segera bayar keperluan yang menjadi kewajiban, seperti uang kos atau kewajiban lain bila ada.

  2. Sisanya, pisahkan menjadi beberapa bagian, yaitu untuk keperluan makan dan ongkos sehari-hari, keperluan biaya kuliah seperti me
    mbeli buku, diktat, fotocopy, dan keperluan untuk belanja selama sebulan seperti membeli sabun mandi, sampho, kopi, susu dan lain-lain.

  3. Untuk lebih mudah mengontrolnya, jatah untuk keperluan sehari-hari sebaiknya dibagi kembali menjadi per minggu.

  4. Uang tersebut dapat dimasukan ke dalam amplop dan diberi nama sesuai keperluannnya, simpan ditempat yang aman, jangan dibawa kemana-mana, bawa uang secukupnya saja.

  • Bila jatah dikirim melalui transfer, maka pembagian seperti diatas dilakukan melalui pencatatan dan ambil uang di Bank hanya sesuai keperluan saja.

  • Bila ada sisa dari jatah perbulan dapat disimpan menjadi tabungan yang dapat dipakai bila ada keperluan mendadak, sehingga tidak perlu meminta uang tambahan kepada orang tua.


Penulis: Ariyani Na
Jika Kamu masih ingin mencari artikel lainnya, silakan gunakan fitur pencarian yang ada pada blog ini:



Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Keuntungan Menjadi Anak Kos"

Post a Comment

=> Silakan Berkomentar Sesuai Artikel yang Dibaca
=> Komentar yang Tidak Sesuai Tidak Akan Dipublish