Ide Itu Penemuan

“Saya sedang mencari ide….”

Kalimat yang biasa kita dengar dalam jagat penulisan. Namun, setelah menyelami jagat ini sebagai penulis, editor, sekaligus penerbit, saya sampai pada sebuah opini bahwa “ide bukanlah sebuah pencarian, melainkan sebuah penemuan”.

Saya kerap melontarkan joke bahwa sifat ide itu mirip jelangkung: datang tidak diundang dan pulang tidak pula diantar. Kita dapat bertemu ide kapan pun dan di mana pun. Mohon maaf jika banyak juga orang bertemu ide justru di tempat yang tidak lazim yaitu kamar mandi.

Ide memang terserak di mana-mana dan menjadi sebuah perjodohan bagi orang yang menemukannya. Artinya, terdapat sinyal yang kuat antara ide dan hasrat ingin menemukannya bagi orang-orang yang fokus, terutama di dunia penulisan. Hasrat dan fokus menuntun seseorang bertemu dengan ide yang diinginkannya. Kalau dicari-cari, justru biasanya tidak akan bertemu, apalagi kening kita dikerutkan, lalu berjalan mondar mandir.

Pernah bertemu dengan orang yang banyak ide? Ada orang yang selalu cergas mengeksplorasi idenya setiap kali ia diminta mengerjakan sesuatu. Tipe orang seperti itu memang langka. Namun, jika kita telisik, orang itu biasanya punya kegemaran membaca, mengakses banyak inforamsi setiap hari, punya rasa ingin tahu yang tinggi, sering melakukan perjalanan, dan sering bertemu banyak orang. Alhasil, saya menyatakan bahwa ide memang bisa distimulus untuk bertemu. Caranya dengan banyak baca, banyak jalan, dan banyak silaturahim.

Nah, dalam dunia tulis-menulis ada yang unik. Ada seseorang punya banyak ide, bahkan selalu menggelontorkan ide brilian, tetapi tidak bisa menulis sama sekali. Orang tersebut digolongkan sebagai author atau pengarang (dalam terminologi yang lain, author juga digunakan untuk menyebut kreator karya sastra). Jadi, yang kuat adalah kepengarangannya (authoring) sehingga jika ia diminta bicara dan membeberkan idenya, akan tumpah ruah. Sebaliknya, jika disuruh menuliskan, ia akan menyerah.

Di sisi lain ada seseorang yang sangat terampil menulis, tetapi miskin ide. Jika ia mendengar sebuah lecutan ide dari seseorang, kemungkinan besar ia langsung dapat menghasilkan tulisan. Orang seperti ini disebut writer (penulis) dengan tipikal cepat sekali mampu mengalirkan gagasan seseorang lewat tulisan. Mereka sebagai profesional biasanya bekerja menjadi ghost writer (penulis bayangan) atau co-writer (penulis pendamping) untuk membantu para author.

Jadi, dari sebuah penemuan ide sangat mungkin terjadi kolaborasi antara author dan writer. Namun, jika ada seseorang yang memiliki kemampuan keduanya yaitu kepengarangan (authoring) dan kepenulisan (writing) tentulah itu yang lebih baik dan bisa menjadi dahsyat sekali. Seseorang ini tentu akan selalu menghasilkan ide-ide segar dan gaya penulisan yang menggebrak (break through) karena ia mampu memainkan eksplorasi ide bersamaan dengan menggunakan kemampuan pengembangan gaya penulisan.

Ide memang panglima. Seorang penulis akan tumpul manakala idenya tidak ada, tidak berbunyi, atau merupakan epigon dari ide-ide yang sudah ada. Seorang editor yang menerima naskah, bahkan kali pertama menilai ide, bukan menilai tulisan. Ada sebuah ungkapan: “Naskah dengan ide yang baik di tangan penulis yang buruk tetap akan terlihat baik. Sebaliknya, naskah dengan ide buruk di tangan penulis yang baik, tetap akan terlihat buruk!”

Itulah ide sebuah penemuan, bukan pencarian. Tuhan yang Mahakuasa menggelontorkan ide setiap hari yang kemudian dalam bahasa religi ada yang disebutkan sebagai hidayah. Dan perlu diingat, ide itu ada yang maslahat (berguna untuk banyak orang), tetapi ada juga ide yang berbahaya. Saya menggambarkannya bahwa ada ide yang dijentikkan para malaikat dan ada ide juga yang dijentikkan para setan. Kecenderungan hati dan pikiran kita bersama perilaku akan membawa kita bersua ide-ide yang maslahat atau sebaliknya, ide-ide yang mengandung muslihat berbahaya.

Selamat berburu, eh bertemu ide.
 
Jika Kamu masih ingin mencari artikel lainnya, silakan gunakan fitur pencarian yang ada pada blog ini:



Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Ide Itu Penemuan"

Post a Comment

=> Silakan Berkomentar Sesuai Artikel yang Dibaca
=> Komentar yang Tidak Sesuai Tidak Akan Dipublish